Salah Menulis Kata

164
0
Bagikan:
Salah Menulis Kata

Ketika merangkai kalimat, kata-kata yang digunakan seseorang tergantung pada tiga hal. Pertama, jenis tulisan yang disusunnya—apakah berita, cerpen, puisi, esai, atau lainnya. Kedua, khalayak pembaca sasarannya: umum atau kalangan tertentu. Ketiga, kekayaan kosakatanya.

Dalam prosesnya, kosakata adalah bahan pilihan yang diracik menggunakan penguasaan tata bahasa, dibumbui efek yang diinginkan, dan dimatangkan kelihaian gaya tulisan. Proses itulah yang menentukan enak tidaknya tulisan yang disajikan kepada pembaca.

Kekayaan kosakata itu sendiri dipengaruhi beberapa hal. Selain oleh bahan bacaannya, kosakata seseorang juga dipengaruhi bahasa tutur yang digunakannya sehari-hari, termasuk jika seseorang terbiasa berbahasa daerah atau bahasa asing. Karena itu, sekalipun ia telah berusaha menulis menggunakan kosakata bahasa Indonesia baku, ia terkadang masih memasukkan satu-dua kata tak baku atau kata bahasa lain ke dalam tulisannya, baik disengaja maupun tidak.

Jika dia sengaja, mungkin dia ingin memberikan sentuhan tertentu ke dalam tulisannya atau ia tak menemukan padanannya dalam bahasa Indonesia. Bila demikian, tentu dia memilih kata-kata bahasa asing itu dengan hati-hati dan mempertimbangkan kemungkinan efeknya bagi pembaca. Dia juga akan menulis kata-kata asing atau tak baku itu dengan huruf miring.

  • Dalam liga itu mereka memegang prinsip fair play.
  • Masalahnya adalah bagaimana membuat das Sein sesuai dengan atau mendekati das Solen.

Setidaknya, ada tiga kemungkinan penyebab orang menggunakan kata tak baku:

  1. Dia yakin kata yang digunakannya adalah bentuk baku karena bentuk itulah yang biasa dia gunakan atau sering ia temukan.
  2. Dia tidak yakin kata yang digunakannya adalah bentuk baku, tetapi enggan mengecek kamus untuk memastikannya.
  3. Dia tak peduli kata yang digunakannya baku atau tidak karena yang terpenting baginya adalah informasi yang ingin ia sampaikan bisa dipahami.
  • Aktivis 98 Nahkodai PDIP Tangsel (X)
  • Aktivis 98 Nakhodai PDIP Tangsel (V)
  • Guna Perkuat Sinergitas, Kapolri Idham Azis Segera Temui Panglima TNI. (X)
  • Guna Perkuat Sinergisitas, Kapolri Idham Azis Segera Temui Panglima TNI. (V)
  • Dalam konfres (konferensi pers) itu dia tak berbicara sepatah kata pun. (X)
  • Dalam konpers (konferensi pers) itu dia tak berbicara sepatah kata pun. (V)

Untuk membantu Anda menulis dengan kosakata bahasa Indonesia yang baku, silakan rujuk “Daftar 666+ Kata Baku yang Sering Ditulis Salah” atau kunjungi laman KBBI Daring.

closing
Bagikan:

Tulis Komentar