Berkat Dwayne Johnson, Black Adam Mungkin Gak Lagi Superjahat

60
0
Bagikan:
Dwayne Johnson Black Adam

Kemarin (Kamis, 14-11-2019), di akun Instagram-nya, Dwayne Johnson mengonfirmasi bahwa film Black Adam akan muncul di bioskop 22 Desember 2021. Aktor berusia 47 tahun itu memang sudah hampir 12 tahun mengincar posisi untuk memerankan Black Adam.

Ia juga mengunggah poster film Black Adam. Poster itu berisi gambar dirinya mengenakan kostum Black Adam dan merupakan hasil kolaborasi pertama antara artis digital, BossLogic, dan artis buku komik legendaris, Jim Lee.

Kostum Balck Adam didominasi warna hitam dengan beberapa sentuhan warna emas. Di bagian dadanya, ada simbol petir yang mirip dengan logo Shazam. Matanya menyala dan tangannya mengepal mengeluarkan percikan listrik. Langit abu-abu di belakangnya seperti mengisyaratkan bahwa film ini akan bernuansa dark, seperti pada umumnya film-film DC Comics.

Dengan mengunggah posting itu, Johnson telah menggoda 161 juta pengikut Instagram-nya tentang apa yang akan bisa mereka saksikan nanti. Kata-katanya dalam posting-nya itu tampaknya mengesankan bahwa tokoh yang di dalam komik terbitan DC Comics berkarakter sebagai superjahat (supervillain) itu akan diubahnya menjadi superjagoan (superhero).

“BLACK ADAM is blessed by magic with the powers equal to SUPERMAN, but the difference is he doesn’t toe the mark or walk the line. He’s a rebellious, one of a kind superhero, who’ll always do what’s right for the people – but he does it his way.” Itu sebuah isyarat yang lemah, tapi pasti bukan tidak sengaja.

Instagram “The Rock” Dwayne Johnson.

Awalnya, pegulat “Smack Down” yang berubah menjadi bintang film itu direncanakan akan debut sebagai Black Adam di Shazam!, tetapi kemudian Black Adam dibuatkan film mandiri—dan kemungkinan waralaba sendiri.

Meskipun tidak muncul dalam Shazam! yang sudah rilis tahun ini, film itu menyinggung sedikit Black Adam sebagai bagian dari sejarah DC Extended Universe (DCEU). Dalam film itu, sekilas ada adegan mantan Champion yang dipilih Council of Wizards, tetapi berubah melawan kelompok itu dan melepaskan Seven Deadly Sins (Tujuh Dosa Mematikan).

Adegan itu mirip dengan peran Black Adam dalam edisi-edisi DC Comics. Diyakini bahwa ini akan dijadikan asal kemunculan Black Adam. Tidak hanya itu, film Black Adam berpotensi mengembangkan kisah ini dan menciptakan superjahat yang sangat kuat. Tapi, tampaknya Johnson berusaha membingkai ulang bagaimana khalayak umum memandang Black Adam. Ia cenderung menjadikannya superhero.

Sebelumnya, Johnson menyebut Black Adam yang ingin ia perankan itu sebagai “antipahlawan” (antihero). Sekarang, jelas ada perubahan persepsi karakter. Sebagai salah seorang aktor Hollywood yang paling dikenal saat ini, tidak mengejutkan jika Warner Bros, DC Films, dan Johnson memasarkan Black Adam sebagai pahlawan.

Johnson belum memainkan peran penjahat sejati untuk sekian lama. Meskipun Black Adam memberikan kesempatan untuk itu, tampaknya Johnson justru ingin menunjukkan bahwa Black Adam bisa jauh lebih heroik daripada yang orang perkirakan. Pertanyaannya, sungguh bisa jadi pahlawankah karakter Black Adam?

Ada perbedaan besar antara menyebut Black Adam sebagai pahlawan, antipahlawan, atau penjahat. Itulah sebabnya menjadi penting ketika Johnson langsung menyebutnya one of a kind superhero. Black Adam memang memiliki momen-momen heroik dan cerita simpatik di dalam komiknya, tetapi perannya dalam sebagian besar cerita menunjukkan sifat kejamnya.

Di atas kertas, peran DC ini memberi Johnson kesempatan untuk memainkan karakter yang lebih gelap daripada yang pernah dilihat penonton. Posting Johnson di Instagram-nya itu bisa menjadi momen yang tepat untuk menegaskan bahwa “Dwayne Johnson memerankan penjahat berkekuatan super”. Sayangnya, kata-kata Johnson justru menunjukkan akan seperti apa karakternya dalam Black Adam.

Supaya adil, kita dengar ada yang bilang bahwa penjahat terbaik percaya bahwa mereka adalah pahlawan dalam kisah mereka sendiri. Karena Black Adam melakukan apa yang menurutnya benar dan dia merasa harus dia lakukan, dia bisa jadi Black Adam Sang Pahlawan, meskipun DC menyebutnya penjahat.

Jangan lupa juga, perkembangan karakter Black Adam tergantung juga pada bagaimana ia dibentuk sutradara Jaume Collet-Serra. Mungkin itu akan berhubungan juga dengan karakter Shazam-nya Zachary Levi. Jadi, jangan kaget kalau nanti terjadi persilangan yang memadukan kedua karakter tersebut.

Di dalam DCEU, tokoh Black Adam adalah musuh bebuyutan Shazam, sang superhero. Ia pertama kali muncul dalam komik The Marvel Family karya C.C. Beck dan penulis Otto Binder (1945). Black Adam memiliki sejumlah kekuatan super yang didapat dari dewa-dewa Mesir kuno, seperti kecepatan tinggi, stamina yang kuat, dan kemampuan untuk mengendalikan petir.

Ah, 22 Desember 2021 kan masih setahun lagi. Apa pun bisa terjadi. [AD]

closing
Bagikan:

Tulis Komentar